Uncategorized

Badan Restorasi Gambut klaim 62{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} areal target restorasi telah rampung

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan hasil kinerja restorasi gambut dalam tiga tahun terakhir. Hasilnya adalah 62{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} areal target restorasi di luar lokasi konsesi sudah dikerjakan.

“Hasil yang dicapai dalam tiga tahun ini ikut berkontribusi dalam mengurangi kebakaran hutan dan lahan secara signifikan. Titik panas yang kami identifikasi di dalam radius 2 kilometer dari lokasi infrastruktur pembasahan gambut sangat kecil yaitu di bawah 10{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624},“ jelas Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead, dalam keterangan resmi, Selasa (29/1). 

Meski demikian, Nazir menyatakan pihaknya sadar tugas ini masih panjang dan membutuhkan kerja keras untuk mencapai hasil yang diinginkan pada tahun 2020. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara peringatan Tiga Tahun Restorasi Gambut di Indonesia yang digelar di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta.

Selama tiga tahun ini, BRG bersama KLHK, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, TNI/Polri, pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat dan LSM bergotong royong membasahi 679.901 hektare areal target restorasi ekosistem gambut yang berada di luar wilayah konsesi.

Adapun maksudnya di luar wilayah konsesi adalah bukan di area hutan industri atau kebun yang jadi kegiatan berusaha.

Rencana kerja BRG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut. Total target restorasi adalah 2 juta ha wilayah konsesi pada tahun 2020. Sedangkan untuk areal konsesi dilakukan supervisi yang baru dimulai pada September 2018 lalu.

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Noverius Laoli

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

You may also like...