Uncategorized

Intiland Development (DILD) targetkan marketing sales Rp 2,5 triliun

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Intiland Development Tbk targetkan marketing sales tahun ini Rp 2,5 triliun. Adapun target tersebut tumbuh 10{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dari capaian marketing sales di tahun lalu.

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland menyebutkan untuk mencapai target tersebut perusahaan menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,5 triliun.

Adapun nantinya dari anggaran tersebut digunakan untuk melanjutkan proyek-proyek perusahaan. “Rp 1,5 triliun ini untuk Praxis, Spazio Tower, Regatta tahun ini selesai. Kemudian masih ada Snow Bay, Graha Golf yang lagi konstruksi, sama proyek Fifty Seven Promenade,” jelasnya di Jakarta Rabu (30/1).

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa untuk proyek Praxis, Spazio Tower, dan Regatta akan menelan biaya Rp 350 miliar. Sedangkan sisanya seperti Fifty Seven, Snow Bay, dan Graha Golf akan menelan biaya sekitar Rp 1 triliun.

Selain itu, tahun ini perusahaan juga meluncurkan produk baru antara lain SQ Residence, perluasan Serenia Hill, Pondok Pinang dan Tierra di Surabaya. Untuk produk baru sendiri perusahaan berencana baru akan launching produk pada semester II nanti menunggu Pilpres usai.

Dengan berbagai proyek existing yang digarap perusahaan, Archied optimis dapat mencapai target marketing sales di tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun atau tumbuh sekitar 10{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dari capaian di tahun lalu sebesar Rp 2,2 triliun. “Marketing sales tumbuh 10{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dari yang sekarang existing, bukan proyek baru. Jadi proyek baru 30{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dan 70{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} proyek existing,” paparnya.

Sekedar informasi, untuk proyek baru yang diluncurkan ditahun ini ia menargetkan penjualan sebesar Rp 600 miliar. Dengan begitu, di tahun ini perusahaan akan meluncurkan produk apartemen di Pondok Pinang, Tiera dan kluster baru di Graha Natura, Surabaya.

Asal tahu saja, emiten dengan kode saham DILD di Bursa Efek Indonesia saat ini memiliki total land bank sekitar 2.000 ha berada di Jakarta dan Surabaya. Untuk tahun ini perusahaan juga akan melihat situasi apakah akan menambah lahan atau tidak, hanya saja ia menyebutkan untuk strategi land bank perusahaan di tahun ini tidak akan agresif. Karenanya, perusahaan akan memilih untuk bekerja sama.

“Kami juga akan start untuk jual non core aset kami yang belum ada pipeline atau akan dilepas ganti proyek baru atau akan dikurangi depth level kami,” tambahnya.

Untuk rencana JV, Archied bilang bahwa belum ada rencana. Hanya saja ia bilang sudah ada yang melakukan pendekatan. “Tunggu tanggal mainnya,” pungkasnya.

Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Azis Husaini

Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

You may also like...