Uncategorized

Pertamina Hulu Mahakam mulai lakukan pengeboran di Blok Mahakam

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sudah memulai pengeboran di Blok Mahakam sejak awal tahun ini. Direktur Utama PHI Bambang Manumayoso mengatakan PHM memiliki target pemboran 100 sumur pada tahun ini.

Ditambah lagi target pengeboran dari pemerintah di Blok Mahakam pada tahun ini sebesar 120 sumur. Dengan target pengeboran sumur sebanyak itu, PHM harus memulainya sejak awal tahun ini. “Langsung Januari bablas ini (pemboran sumur),” kata Bambang, Kamis (17/1).

Apalagi untuk mengoperasikan sumur diperlukan planned shutdown sumur di Blok Mahakam. “Karena masalahnya tadi itu, rig mau masuk susah. Kalau aturan semua kan harus mati, jarak sekian kilo baru boleh, kalau seperti itu kan shortfall-nya banyak. Jadi rig masuk yang semula 15 dimatiin, besok dinyalain lagi tidak segitu, lama naiknya,” imbuh Bambang.

Dengan dimulainya pengeboran sumur di Blok Mahakam diharapkan PHM bisa mencapai produksi gas sebesar 794 mmscfd. Target tersebut turun jauh dari realisasi tahun lalu sebesar 944 mmscfd.

Dengan turunnya target produksi tersebut, Bambang mengakui untuk mencapai produksi rata-rata Blok Mahakam sekitar 1.200 mmscfd memang cukup sulit. Apalagi Blok Mahakam merupakan Blok Tua.

“Karena memang sudah sepuh. Jadi biasalah kalau company-company yang kontraknya mau selesai itu kan digenjot di akhir-akhir, orang lain tinggal sisanya saja,” ujarnya.

Realisasi tahun lalu pun masih di bawah target PHM tahun 2018 sebesar 1.244 mmscfd. Realisasi produksi gas tersebut dicapai dari upaya pemboran sebanyak 65 sumur dari target 69 sumur.

Selain melakukan pemboran, Bambang juga menyebut PHM akan menghidupkan sumur-sumur yang sudah mati alias set-in build up. Total sumur yang akan dihidupkan kembali mencapai 900 sumur. “Produksi itu sampai 60-80 mmscfd dan 800 bopd,”ujarnya.

Bambang juga menyebut PHM terus berusaha mencari cadangan minyak baru lewat kegiatan eksplorasi. Bambang bilang ada potensi cadangan yang masih bisa didapat dari Blok Mahakam. “Penemuan cadangan nanti kami tunggu, karena ini masih digodok. Yang semula kami sekitar 1 TCf, sekarang sudah kami book 2,5 TCF,”ungkapnya.

Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Komarul Hidayat

Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

You may also like...