Uncategorized

Bayu Buana (BAYU) bidik pendapatan Rp 2,5 triliun tahun ini

KONTAN.CO.ID –¬†JAKARTA. Perusahaan travel agent dan pemesanan tiket PT Bayu Buana Tbk kian optimis memandang bisnisnya tahun ini. Meski ada momen politik perusahaan berkode emiten BAYU ini berharap bisa membukukan penjualan tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun.

“Angka tersebut tumbuh sekitar 20{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dari target sales BAYU tahun 2018 sebesar Rp 2,14 triliun sementara laba operasi ditargetkan bisa mencapai Rp 47 miliar,” ujar Agustinus Pake Seko, Direktur Utama PT Bayu Buana Tbk kepada Kontan.co.id, Selasa (22/1).

Menurut Agustinus, tahun ini akan tetap mengandalkan business corporate sebagai basic foundation dengan pengambilan utama air ticket International, domestic dan Hotel Voucher International, business MICE serta business retail dengan product tour sebagai andalan.

Adapun upaya untuk mencapai target penjualan, pihaknya masih akan mengandalkan Bayu Buana Holiday Travel Fair karena demand yang tinggi dari pasar.

“Kami juga akan mengeluarkan product tour dengan konsep open trip yang menargetkan segment Millenial dengan brand Experia di mana kelebihan Experia dibanding dengan product open trip lain nya adalah Travel Assurance,” tuturnya.

Travel Assurance ini di back up dengan nama besar Bayu Buana, sehingga market tidak perlu khawatir dengan penipuan yang sering terjadi karena product open trip yang dijalankan oleh individu atau small company tanpa dilengkapi dengan legalitas lengkap.

Tidak hanya itu, BAYU juga akan selalu menghadirkan Travel Buddy di mana setiap perjalanan selalu memberikan pendamping tour orang local yang berpengalaman.

“Kami juga akan menyediakan Travel Mission di mana setiap tour kami memberikan mission yang jika dilakukan peserta bisa mendapatkan instant prizes,” tuturnya.

Sekadar informasi saja, hingga kuartal III/2018 BAYU berhasil memperoleh pendapatan sebesar Rp 1,47 triliun tumbuh 10,27{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} ketimbang periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 1,33 triliun.

Reporter: Nur Pehatul Janna
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Nur Pehatul Janna
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

You may also like...