Uncategorized

SIRCLO, start up pembuatan website targetkan tumbuh 2x lipat

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Start Up atau usaha rintisan penyedia solusi untuk berjualan online, Sirclo merupakan platform software as service (SaaS) pembuatan website toko online yang menyasar bisnis lokal skala kecil hingga menengah. Sirclo berfokus pada perusahaan business to business (B2B) dengan menawarkan dua produk yakni Sirclo Store dan Sirclo commerce.

SIRCLO Store adalah sebuah platform SaaS (Software as a Service) pembuatan situs toko online bagi bisnis lokal skala kecil hingga menengah. Saat ini sudah hampir 1.000 pengguna aktif berbayar yang tergabung di SIRCLO Store dan 30 klien di SIRCLO Commerce. yang mewakili lebih dari 100 brand nasional dan multinasional.

“Untuk tahun 2019, target SIRCLO adalah untuk merangkul lebih banyak mitra di bidang fashion, kecantikan, kesehatan dan juga FMCG,” Jelas Rini Hapsoro, PR Manager SIRCLO, Selasa (15/1).

Rini menjelaskan untuk sistem pendapatan khusus pembuatan situs online atau SIRCLO Store,berfokus pada 4 paket berlangganan, dimulai dari Paket Starter senilai Rp0 per bulan, Paket Basic Rp 3,1 juta per tahun, Paket Professional Rp 7,9 juta per tahun dan Paket Enterprise Rp 21 juta per tahun, “Bisa bulanan juga, di setiap paket harganya ada opsi monthly. Tapi kalau langganan setahun, jatuhnya lebih ekonomis untuk pelanggan,” Ujarnya.

SIRCLO Store juga telah dipercaya oleh beberapa klien untuk pembuatan platform toko online seperti Label, Amazara, Benscrub, Ittaherl, Namaste Organic, This Is April, dan Wearing Klamby.

Rini menyebutkan tahun 2018, SIRCLO secara keseluruhan telah memfasilitasi transaksi ritel online senilai Rp500milyar baik SIRCLO Store maupun Sirclo Commcer. Perbulannya, platform SIRCLO Store memproses lebih dari Rp25milyar worth of transactions dan angka tersebut meningkat 70{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dari tahun sebelumnya. “Target kami di tahun ini adalah (minimal) 2x lipat dari tahun sebelumnya, yaitu Rp 1 triliun,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, start up ini telah mendapatkan pendanaan dari East Ventures dan Sinarmas Land. Namun Rini bilang, pihaknya masih terbuka untuk menerima penambahan modal dari para investor. “Modal yang didapat akan digunakan untuk pengembangan produk teknologi baru dan capital expansion contohnya seperti ekspansi gudang,” tutupnya.

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Azis Husaini

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

You may also like...