Uncategorized

Tambah tiga hotel, Hotel Sahid (SHID) bidik pertumbuhan pendapatan 22{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} di 2019

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) akan menambah tiga hotel yang akan mereka kelola di tahun ini. Dengan tambahan ini, SHID menargetkan pendapatan di tahun ini bisa tumbuh hingga 22{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624}.

Vivi Herlambang, Director Business Development and Sales Marketing SHID menyebutkan, ketiga hotel yang akan SHID kelola tersebut ada di dalam negeri dan luar negeri. “Serpong, Bandung, dan Uzbekiztan,” ujarnya saat dihubungi kontan.co.id, Jumat (25/1).

Saat ini, SHID mengoperasikan 27 hotel. Sebanyak 10 hotel diantaranya merupakan milik SHID sendiri, 3 hotel merupakan hasil joint venture, dan 14 hotel milik perusahaan lain yang dikelola Sahid.

Vivi menambahkan, SHID juga sedang membangun beberapa hotel di tahun ini. Sayang ia masih enggan untuk menyampaikannya.

Tahun ini, SHID menargetkan pendapatan tumbuh di atas 20{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624}. “Proyeksinya bisa tumbuh 20{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624}-22{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624},” ujarnya.

Di tahun lalu, kata Vivi, pertumbuhan pendapatan SHID naik cukup signifikan yakni di atas 30{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dibandingkan dengan pendapatan di tahun 2017.

Pada 2017 sendiri, SHID mencatatkan pendapatan sebesar Rp 169,23 miliar. Sedangkan hingga kuartal III tahun lalu, SHID mencatatkan pendapatan sebesar Rp 124,6 miliar tumbuh 22,9{d490e809631a2fc803a206c31eb24635c02b290d340c01dec30dcc0f188dc624} dibandingkan periode sama tahun 2017 sebesar Rp 101,38 miliar.

Untuk belanja modal di tahun ini, SHID tidak menyiapkan dalam jumlah besar. Belanja modal hanya akan digunakan untuk renovasi sekitar dua hotel saja. Namun, Vivi masih belum bisa menyebutkan besaran belanja modal tahun ini lantaran masih dalam perhitungan.

Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Komarul Hidayat

Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

You may also like...